Pentingnya Sop Pemandu Wisata di Desa Wisata Nongkosawit
Desa Nongkosawit, Semarang - Mahasiswa Kuliah Kerja Tematik Nyata (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program kerja berupa pembuatan SOP Pemandu Wisata untuk Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Kandang Gunung. Pembuatan SOP Pemandu Wisata ini bertujuan untuk melatih para pokdarwis supaya lebih sesuai dalam melayani wisatawan.
Semakin hari, pertumbuhan pesat dalam jumlah kunjungan wisatawan terlihat di Desa Wisata Nongkosawit. Pihak pokdarwis menyadari urgensi sistem Operasional Prosedur (SOP) bagi para pemandu wisata untuk memberikan pengalaman wisata yang aman, menyenangkan, dan informatif. Selain itu, demi meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan wisatawan, Desa Wisata Nongkosawit akan mengimplementasikan SOP Pemandu Wisata.
Penyusunan ini dilakukan dengan cara pengumpulan informasi terkait SOP Pemandu Wisata selengkap mungkin, lalu mengkonsultasikan kepada ahli bidang kepariwisataan. Setelah itu mahasiswa menggunakan software untuk mengedit desain SOP berupa canva supaya menarik dan tidak membosankan. Selain itu mahasiswa dan pokdarwis aktif berdiskusi untuk membahas penerapan SOP Pemandu Wisata sekaligus melakukan prakteknya.
SOP Pemandu Wisata yang dibuat oleh mahasiswa Tim KKN-T Undip ini menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Hal ini dilakukan supaya produk yang telah dibuat ini bermanfaat ketika terdapat wisatawan mancanegara yang datang berkunjung ke destinasi wisata Desa Nongkosawit. Selain itu memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN-T dalam menerapkan ilmu dan keterampilan mereka dalam pengembangan masyarakat.
Dengan menyadari pentingnya SOP Pemandu Wisata, Pokdarwis Kandang Gunung berharap pengalaman di desa ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para wisatawan dan masyarakat setempat. Selain itu mereka berharap Desa Wisata Nongkosawit akan terus berkembang sebagai destinasi wisata yang unik, menarik, dan terdepan dengan adanya penerapan SOP Pemandu Wisata.
Komentar
Posting Komentar